Karyawan KG Mau ke Luar Negeri? Jangan Dulu, Ya!

Published by CorComm

Direktur Corporate HR Sigit Suryanto dalam edaran memonya kepada seluruh HR Unit jelas menginstruksikan kepada seluruh pimpinan unit agar melarang karyawan melakukan perjalanan ke luar negeri baik untuk keperluan dinas maupun pribadi sampai pemberitahuan lebih lanjut. Namun jika ada kepentingan mendesak atau alasan khusus, perjalanan Dinas Luar Negeri (DLN) harus atas persetujuan CEO Kompas Gramedia, sedangkan perjalanan pribadi harus atas persetujuan pimpinan HR Unit tertinggi.

Sepulang dari perjalanan luar negeri, karyawan harus segera memeriksakan diri ke rumah sakit terdekat dan wajib melakukan karantina diri selama 14 hari dengan status work from home, sambil memantau kondisi tubuh. Jika dari hasil pemeriksaan, dokter menyatakan karyawan harus dikarantina di rumah sakit, maka dia akan dibebaskan dari kewajiban bekerja dengan status sakit. Keseluruhan biaya yang timbul akibat sakit selama DLN juga akan ditanggung oleh perusahaan. Hal ini berbeda dengan perjalanan ke luar negeri untuk keperluan pribadi. Untuk situasi semacam ini akan diberlakukan Izin Di Luar Tanggungan Perusahaan (IDTP). Konsekuensinya tentu akan ada pemotongan remunerasi.

Jadi, masih tetap mau ke luar negeri? Saat risiko tertular dan menularkan virus korona sudah makin tinggi seperti sekarang, baiknya tahan diri dulu untuk bepergian ke luar negeri, ya. Semoga wabah ini cepat berlalu sehingga rencana travelling tak perlu lagi menunggu.

Memo tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Dinas Luar Negeri dapat diunduh melalui https://bit.ly/Memo_Petunjuk_Pelaksanaan_DLN_KG.

(Dwi Yuni/Corp.Comm)

Content Writer

GODFRIDA WINDA PUTRI NOVIASIH

Corporate Branding Analyst

CORPORATE COMMUNICATION