Mitos atau akta: “Puasa itu bagus untuk menyembuhkan sakit maag atau GERD”
Ini jawabannya agak tricky. Bisa bagus, bisa juga malah bikin parah, tergantung bagaimana puasa itu dijalankan. Puasa bisa bantu sebagian orang menyembuhkan sakitnya karena dengan puasa, mereka jadi makan lebih teratur, ada waktu makan, ada waktu nggak makan. Jadi lambung bisa istirahat.
Masalahnya, godaan itu banyak pas bulan Ramadhan, jajanan aneka rupa bertebaran di mana-mana, dari sudut gang sampe ke mall. Kamu bakalan sulit memilih jenis yang aman dan membatasi jumlah yang dikonsumsi. Semua pengen dilahap, jadi kekenyangan. Belum lagi skip sahur kalau pas malas sahur, malas masak, lupa beli, atau kesiangan bangun sahur.
Puasa bermanfaat untuk memberi jeda bagi lambung biar istirahat sekaligus momen untuk bisa makan lebih baik dan teratur. Puasa bukan otomatis menyembuhkan. Kuncinya ada pada pengetahuan dan disiplin diri: pilih makanan yang tepat, jaga porsi, komposisi nutrisi, cukupi hidrasi. Dengarkan suara tubuh, kalau gejala terasa ringan dan terkendali, puasa bisa menyehatkan. Tapi kalau kondisi parah, jangan ragu konsultasi ke dokter. Puasa seharusnya jadi berkah, bukan beban.