Wellbeing Articles

Counseling

COUNSELING

Umur Kronologis Muda, Body Age Tua? Ini Kata Eka Hospital

Bekerja sama dengan Eka Hospital, Corporate HR Kompas Gramedia mengadakan serangkaian kegiatan “Functional Unit & KG Property - Fit and Friendly Competition”. Program ini merupakan program kesejahteraan fisik yang khusus dihadirkan Tenteram. Terbuka bagi seluruh karyawan, freelance, dan magang yang masih berstatus aktif di unit Functional Unit (FU) & KG Property (KG Pro) pada Juli 2026 - 30 September 2026. Tujuannya adalah bersama-sama membentuk kebiasaan hidup lebih sehat dan mempererat tali persaudaraan antara warga FU dan KG Pro. Program diawali dengan pertandingan persahabatan antarunit dalam 7 cabang olahraga. Selanjutnya diikuti dengan mini Medical Check Up (MCU) dan Health Talk bersama Eka Hospital, ngobrol bareng di WAG, dan berbagai aktivitas menarik. 

Mini MCU bersama Eka Hospital pada tanggal 14 Agustus 2026.

Kegiatan berjalan dengan lancar, meliputi pengukuran Indeks Massa Tubuh, termasuk berat badan, lingkar pinggang, kadar lemak, dan kadar lemak viseral, pemeriksaan tekanan darah, kadar gula, kolesterol, dan asam urat dalam darah. Tercantum juga angka body age alias umur biologis atau umur metabolik. Ini menggambarkan kondisi kesehatan biologis di tingkat sel, jaringan, dan organ. Umur biologis berbeda dengan umur kronologis. Umur kronologis merupakan jumlah waktu yang berlalu sejak lahir.

Sebagian peserta terkejut dengan hasil MCU. Tidak menyangka bahwa ternyata mengalami peningkatan tekanan darah, kadar gula, kolesterol, dan asam urat. Tidak kalah banyak yang shock dengan kenyataan bahwa body age mereka lebih tua dari umur kronologis. Tepatlah istilah remaja jompo! Kenyataan ini menggambarkan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala. Merasa sehat, terlihat sehat, belum tentu sepenuhnya benar-benar sehat.

Body Age bukan angka yang statis!

Umur kronologis senantiasa bertambah setiap tahun, tidak bisa dikurangi atau ditambah dengan berbagai upaya seperti pola makan yang baik, rutin olahraga, cukup tidur, pengelolaan stres, vaksinasi, maupun PHBS.

Body age bersifat dinamis. Bisa lebih muda dari umur kronologis, menggambarkan metabolisme sangat efisien, massa otot baik dengan tingkat lemak terutama area perut yang rendah. Pada remaja jompo, body age lebih tua. Ini menjadi tanda peringatan bahwa pembakaran kalori lebih lambat, biasanya dipicu oleh massa otot rendah, akibatnya massa lemak meningkat.

Cara membalik jarum jam biologis, meremajakan body age:

  1. Olahraga, meliputi latihan
  • aerobik: jalan, jogging, bersepeda, renang, basket, voli, dll
  • anaerobik: latihan beban dengan berat badan sendiri (push up, plank) atau beban luar dengan barbel, dumbel, resistance band
  • kelenturan
  • keseimbangan

Keseluruhan latihan diperlukan agar body age jadi remaja. Jangan hanya latihan aerobik saja dan mengabaikan lainnya

2. Rombak pola makan

Hindari, batasi konsumsi makanan dan minuman dengan:

  • pemanis tambahan (gula pasir, gula jawa, gula aren, gula batu, sirup, kental manis, madu, dsb)
    • lemak jenuh, lemak trans: gorengan, makanan kemasan terutama yang krispi, daging berlemak, dll
    • berkalori tinggi dengan banyak kandungan karbohidrat sederhana dan lemak jenuh: donat, martabak, roti manis, dll

Kamu juga harus cukupi kebutuhan serat (buah dan sayur), protein, dan lemak baik, juga konsumsi probiotik misalnya miso soup, yogurt, susu kefir, kombucha, tape singkong, tape ketan, dll

3. Cukupi kebutuhan tidur dan kelola stres. Kurang tidur dan atau sedang stres kronis membuat perubahan hormon yang mempengaruhi:

  • nafsu makan
  • pilihan makan
  • penumpukan lemak terutama di area perut
  • kadar gula darah
  • motivasi olahraga

 

Penulis: dr. Santi/Health Management Specialist Corporate HR Kompas Gramedia