Info KG

Kompas Gramedia Gelar Forum Silaturahmi dan Santunan Anak Yatim

MICHELLE YUNITA

PR Analyst - Dipublikasikan

Jakarta, 24 Februari 2026 – Dalam momen Ramadhan 1447 Hijriah, Kompas Gramedia menggelar Forum Silaturahmi dan Buka Puasa bersama tokoh masyarakat serta santunan anak yatim di Bentara Budaya Jakarta, Selasa (24/2/2026) sore. Kegiatan rutin tahunan ini diharapkan semakin mempererat hubungan baik antara perusahaan dan masyarakat serta berbagi keberkahan untuk anak yatim di lingkungan perkantoran di Palmerah, Jakarta.   

Forum dihadiri lebih dari 100 tokoh. Mereka, antara lain, Camat Tanah Abang, Lurah Gelora, Ketua RW 02 Gelora, Ketua RW 06 Grogol Utara, Ketua RW 14 Grogol Utara, Ketua RT di RW 02 Gelora dan tokoh masyarakat lain. Selain silaturahmi buka puasa bersama dan mendengar ceramah keagamaan, forum juga diisi santunan untuk anak yatim. Hadir 75 anak yatim dari tiga wilayah di Palmerah, yaitu RW 02 Gelora, RW 06 Grogol Utara, dan RW 14 Grogol Utara.

whatsapp image 2026 02 25 at 10 05 53 am

General Manager Communication Management & Bentara Budaya, Corporate Communication Kompas Gramedia Ilham Khoiri, menyampaikan forum silaturahmi ini merupakan kegiatan tahunan yang rutin digelar oleh Kompas Gramedia setiap Ramadhan. Forum ini diharapkan dapat menjadi ajang untuk memperkuat hubungan baik antara perusahaan dengan masyarakat serta birokrasi di tingkat kecamatan, kelurahan, dan RT/RW. Ramadhan menjadi momen yang syahdu di tengah ibadah puasa yang dijalani umat Muslim.  

"Selama ini kita sering berhubungan, tetapi mungkin sebagian komunikasi kita terjalin hanya melalui smartphone. Ramadhan memungkinkan kita hadir bersama, bertemu, dan bertatap muka secara langsung sehingga lebih intim. Semoga pertemuan ini memperkuat jalinan silaturahim kita yang hidup bersama di kawasan Palmerah, Jakarta," katanya.  

whatsapp image 2026 02 25 at 9 51 17 am 4

Menjelang waktu berbuka puasa, rangkaian acara diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Ahmad Ziad. Dalam ceramahnya, dia mengajak seluruh hadirin untuk memaknai Ramadhan sebagai bulan berbagi, memperbanyak amal kebaikan, dan memperkuat ukhuwah antar sesama. 

Camat Tanah Abang Dwiarti Indriani Utami juga menyampaikan terima kasih kepada Kompas Gramedia yang sudah membuka ruang silaturahim dengan masyarakat sekitar dan memberikan berkah serta manfaat untuk anak-anak yatim di lingkungan sekitar. 

"Alhamdulillah, kita masih diberi kesehatan dan kesempatan untuk mempererat silaturahmi. Saya atas nama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengapresiasi kegiatan penyantunan 75 anak yang digelar Kompas Gramedia, termasuk perhatian bagi anak berkebutuhan khusus, sebagai wujud kepedulian dan semangat berbagi. Semoga kolaborasi ini terus berlanjut dan memberi dampak nyata bagi masyarakat DKI Jakarta, khususnya Tanah Abang dan Kelurahan Gelora, serta berkontribusi bagi masa depan generasi penerus," ucapnya. 

whatsapp image 2026 02 25 at 9 51 17 am 2

Anak-anak yatim menyambut baik kegiatan ini. Mereka mendapatkan bingkisan dan bantuan dari Kompas Gramedia, termasuk buku bacaan untuk meningkatkan literasi. Fikri (11 tahun), seorang anak yatim dari RW 14 Grogol Utara, mengucapkan rasa syukur dan terima kasih atas santunan yang diterimanya dalam acara ini. 

"Saya sangat senang dan bahagia dapat diberikan santunan oleh Kompas Gramedia, dengan adanya santunan ini saya jadi semangat untuk terus menjalankan ibadah puasa. Semoga Kompas Gramedia semakin jaya ke depannya," ucap Fikri. 

whatsapp image 2026 02 25 at 9 51 17 am 1

Melalui kegiatan ini, Kompas Gramedia berharap hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar dapat terus terjaga dan semakin kuat. Kehadiran perusahaan di tengah lingkungan diharapkan senantiasa memberikan manfaat nyata, tidak hanya dalam bidang usaha, tetapi juga dalam kontribusi sosial bagi masyarakat sekitar. 

Di luar kegiatan Ramadhan, Kompas Gramedia juga menyokong sejumlah kegiatan sosial dan lingkungan di kawasan Palmerah. Untuk mengatasi masalah sampah, Kompas Gramedia membina bank sampah yang mengumpulkan sampah plastik dari warga untuk didaur ulang. Digelar juga urban farming atau berkebun di lahan warga yang tidak terpakai, pelatihan bagi warga dalam pengolahan sampah oganik menjadi eco enzyme (pupuk cair alami), mendongeng untuk anak-anak, dan sumbangan buku untuk taman bacaan. Mulai tahun 2025 lalu, telah dilaksanakan pula KG English Club yang mengajak anak-anak untuk belajar bahasa Inggris.