Binziad Kadafi pada perbincangannya berkata, “Kebutuhan kita untuk melakukan penelitian yang mendalam untuk mengungkapkan berbagai argumentasi dengan dukungan literatur, dengan dukungan doktrin, dengan dukungan data-data empirik, dengan dukungan informasi-informasi yang ada sangat sangat-sangat krusial gitu. Dan ini bisa dilihat oleh teman-temen ini sebagai dasar bagi pengambilan kebijakan yang lebih bertanggung jawab.” Di Bincang Siang ini, antusiasme para peserta juga terlihat dengan pembahasan dari narasumber, dapat dilihat dari beberapa pertanyaan yang diajukan saat sesi tanya jawab.
Dilanjut dengan Bincang Sore di mana J.S. Khairen, Cassandra, Martin Suryajaya, dan Wisnu Nugroho berbagi insight dan opini tentang hambatan yang dihadapi oleh para penulis di masa kini. Menjadi penulis mempunyai tantangan tersendiri. Perjalanan kariernya dipenuhi oleh ide-ide yang kaya dan kata-kata yang bisa menyentuh hati para pembacanya. Di sisi lain, tulisan juga bisa menjadi media orang-orang berkomunikasi dan berbicara melalui kata-kata. Fenomena kecerdasan buatan juga menjadi tantangan besar di kalangan penulis saat ini. Dalam diskusi ini, narasumber memberi ruang diskusi bagi para pengunjung yang ikut dalam diskusi untuk mengajukan pertanyaan di sesi kali ini.
“Memang secara umum pembaca di Indonesia, kalau kita buat teks yang sangat segmented itu cenderung bisa membangun komunitas sendiri. Artinya, kita memang perlu membawa satu pesan yang mungkin punya konsistensi sehingga bisa menciptakan komunitas yang khusus,” ucap Martin Suryajaya, selaku Narasumber pada Bincang Sore hari ini.