Info KG

Menyelami Dunia Sastra dengan Diskusi Terbuka Bersama Palmerah, Yuk!

BRIANTI NOVIRANDANI

Dipublikasikan

Jakarta, 8 September 2023 - Kompas Gramedia kembali menggelar acara Palmerah, Yuk! yang berlokasi di Bentara Budaya Jakarta dengan menghadirkan berbagai narasumber menarik. Sesi pertama yaitu Bincang Siang Diskusi Buku “Peninjauan Kembali: Koreksi Kesalahan dalam Putusan” yang menghadirkan Binziad Kadafi yang merupakan penulis buku “Peninjauan Kembali: Koreksi Kesalahan dalam Putusan” dan Juru Bicara Komisi Yudisial RI, Miko Ginting, sebagai moderator. Insight lain disuguhkan dalam Bincang Sore: Jejak Kata Penulis bersama narasumber penulis buku Dompet Ayah, Sepatu Ibu J.S. Khairen, penulis buku Simvlacrvm serta penulis skenario Cassandra, dan dosen pascasarjana IKJ serta penulis buku “Penyair sebagai Mesin” Martin Suryajaya yang dipandu oleh pimpinan redaksi Kompas.com, Wisnu Nugroho.

Bincang Siang dibuka dengan obrolan santai mengenai suasana acara Palmerah, Yuk! pada siang hari yang bernuansa vibrant anak muda dengan berbagai background di lingkungan sekitar Bentara Budaya Jakarta. Bincang Siang disambut dengan penuh semangat oleh para peserta. Narasumber membahas tentang dasar pengambilan kebijakan yang tepat dan cerita di balik buku Peninjauan Kembali: Koreksi Kesalahan dalam Putusan yang menunjukkan sebuah basis pemikiran yang berdasarkan penelitian yang mengacu pada berbagai data, informasi, dan teori penting yang dapat dijadikan rujukan kembali bagi pengambilan kebijakan di tengah berbagai kecenderungan pragmatisme yang kerap ditemui di berbagai aspek dan di berbagai sektor.  

alston 7559

Binziad Kadafi pada perbincangannya berkata, “Kebutuhan kita untuk melakukan penelitian yang mendalam untuk mengungkapkan berbagai argumentasi dengan dukungan literatur, dengan dukungan doktrin, dengan dukungan data-data empirik, dengan dukungan informasi-informasi yang ada sangat sangat-sangat krusial gitu. Dan ini bisa dilihat oleh teman-temen ini sebagai dasar bagi pengambilan kebijakan yang lebih bertanggung jawab.” Di Bincang Siang ini, antusiasme para peserta juga terlihat dengan pembahasan dari narasumber, dapat dilihat dari beberapa pertanyaan yang diajukan saat sesi tanya jawab. 

Dilanjut dengan Bincang Sore di mana J.S. Khairen, Cassandra, Martin Suryajaya, dan Wisnu Nugroho berbagi insight dan opini tentang hambatan yang dihadapi oleh para penulis di masa kini. Menjadi penulis mempunyai tantangan tersendiri. Perjalanan kariernya dipenuhi oleh ide-ide yang kaya dan kata-kata yang bisa menyentuh hati para pembacanya. Di sisi lain, tulisan juga bisa menjadi media orang-orang berkomunikasi dan berbicara melalui kata-kata. Fenomena kecerdasan buatan juga menjadi tantangan besar di kalangan penulis saat ini. Dalam diskusi ini, narasumber memberi ruang diskusi bagi para pengunjung yang ikut dalam diskusi untuk mengajukan pertanyaan di sesi kali ini.

“Memang secara umum pembaca di Indonesia, kalau kita buat teks yang sangat segmented itu cenderung bisa membangun komunitas sendiri. Artinya, kita memang perlu membawa satu pesan yang mungkin punya konsistensi sehingga bisa menciptakan komunitas yang khusus,” ucap Martin Suryajaya, selaku Narasumber pada Bincang Sore hari ini.

makanan palmerah yuk

Palmerah, Yuk! menghadirkan sesi sharing, sesi talkshow, dan satu sesi puisi yang diadakan mulai pukul 13.00 - 18.00 WIB. Seperti yang telah diadakan  sebelumnya, jajanan lezat juga selalu hadir di Palmerah, Yuk! yang pekan ini diisi oleh Home of Kawa, Teh Tarik & Kopi Aceh Ce’Bush, Rumah Rawon, Nasi Liman, Sate Ayam Ponorogo Zahra, Jajanan Zamanow, Nonanina, Kangtebu, dan Uncle Dee. Para pengunjung dapat menikmati makanan tersebut secara gratis melalui sesi happy hour yang terbagi menjadi dua sesi, yaitu sesi siang yang dimulai pukul 13.00 - 14.00 WIB dan sesi sore yang dimulai pukul 15.00 - 16.30 WIB. 
 

Penulis: Aracelly Najwa Aulia, Aryani Rahmalya/Corp. Communication KGIC 2023

Penyunting: Brianti Noviran Dani/Corp. Communication KG