"Saya ikut di Kompas mulai tahun 1977. Dari situ, saya betul-betul belajar dari bawah sebagai wartawan," ujar Sindhunata dalam talkshow saat acara "70 Tahun Sindhunata: Berkarya untuk Literasi Negeri".
Dari pengalaman panjangnya sebagai penulis, Sindhunata mengaku paling senang saat turun ke lapangan untuk melakukan kerja jurnalistik sebagai wartawan. Selama bekerja sebagai wartawan, Sindhunata banyak menulis feature human interest tentang orang-orang miskin dan terpinggirkan.
"Yang paling saya suka itu sebagai wartawan ke lapangan dan menulis feature. Karena di situ saya tidak berkhayal, tapi sungguh-sungguh bercerita dari perjumpaan, terutama dengan orang-orang sederhana, miskin, dan pinggiran," ungkap Sindhunata.
Panutan
Pemimpin Redaksi Harian Kompas Sutta Dharmasaputra mengatakan, Sindhunata merupakan sosok panutan bagi para wartawan. Sutta menyebut, dari tahun ke tahun, proses pendidikan dan pelatihan wartawan baru di Kompas selalu menjadikan tulisan feature human interest karya Sindhunata sebagai bahan pembelajaran.
Menurut Sutta, saat melakukan kerja jurnalistik, Sindhunata memadukan kekuatan intelegensia, kepekaan hati, dan liputan ke lapangan. Dalam dunia jurnalistik, liputan ke lapangan itu kerap disebut dengan istilah "pekerjaan kaki".