Dengan menjadi anggota Argos Club, mahasiswa nantinya akan memperoleh pelatihan serta pengembangan kemampuan dari The IO Foundation. Ia juga menjelaskan bahwa database mahasiswa yang telah bergabung dapat menjadi portofolio yang diharapkan mampu memperluas peluang jenjang karier di tingkat internasional melalui kemitraan dengan The IO Foundation.
Sebagai penjajakan kolaborasi, di hari yang sama UMN bersama The IO Foundation meresmikan komunitas Argos Club yang dihadiri langsung oleh para mahasiswa UMN. Selain itu, para mahasiswa juga mengikuti seminar dan pelatihan bersama Jean.
“FTI sendiri memiliki berbagai lab penelitian, dan lewat kolaborasi ini disasarkan bisa membangun komunitas antara dosen dan mahasiswa yang kuat utamanya dalam mengembangkan proyek yang bermanfaat. Tentunya komunitas ini tidak berhenti sampai mahasiswa lulus saja, namun setelah lulus mahasiswa bisa tetap aktif dan berkontribusi,” papar Monika Evelin Johan, S.Kom., M.M.S.I., selaku Dosen dan Koordinator Kerja Sama FTI UMN.
Selain membangun komunitas, Monika juga menjelaskan bahwa kolaborasi ini penting untuk mahasiswa, mengingat UMN sendiri beranjak menuju internasionalisasi. Lewat program ini, diharapkan mahasiswa mendapatkan pengalaman, studi kasus industri, serta pengalaman mentor secara global.
“Harapan saya kolaborasi ini dapat menjadi langkah strategis FTI UMN dalam mengembangkan kemampuan mahasiswa, sehingga nantinya mahasiswa tidak hanya dibekali dengan materi perkuliahan saja, tetapi juga dapat mengimplementasikannya dalam dunia kerja serta kehidupan sehari-hari. Tentunya juga kolaborasi bersama The IO Foundation diharapkan bisa lebih banyak dan luas lagi,” tambahnya.