Info Unit

Info Unit News

FLASH NEWS

Merayakan Kepemimpinan Berdampak melalui Warta Kota Awards 2026

Warta Kota (Tribun Network) sukses menggelar Warta Kota Awards 2026 pada Senin (6/7/2026) malam. Acara yang dihelat di Studio 1 Kompas TV, Menara Kompas, Palmerah Selatan, Jakarta Selatan, itu dihadiri para pejabat pemerintah maupun pimpinan daerah.

Mereka yang hadir antara lain Kepala Badan Komunikasi (Bakom) RI Muhammad Qodari, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Dr. Afriansyah Noor, M.Si, dan Wakil Menteri Komdigi Nezar Patria.

Sementara para kepala daerah yang hadir dan menerima penghargaan, antara lain Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah, Gubernur DKI Jakarta yang diwakili Asisten Pemerintahan Sekda Provinsi DKI Jakarta Dr Sigit Wijatmoko, Wali Kota Bogor Dedie Abdu Rachim, Wali Kota Bekasi Dr. Tri Adhianto Tjahyono, Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah, Bupati Karawang Aep Syaepuloh, Plt Bupati Bekasi dr Asep Surya Atmaja, Wali Kota Tangerang yang diwakili Dr. Mugiya Wardhani Msi, Sekretaris Daerah Kota Tangerang Selatan Bambang Noertjahjo, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor Drs. Bambang Widodo Tawekal, M.Si.

Sementara dari BUMD/BUMN yang hadir dan menerima penghargaan antara lain Direktur Utama PT Tirta Asasta Depok (Perseroda) M. Olik Abdul Holik, Manager of Public Relation LRT Jabodebek Radhitya Mardika, PAM Kota Tangsel Tirta Asasta Ir. Tugayus Hendra Suherman, Dirtekbang PT Jakpro Robert Herjaka, PLN UID Banten yang diwakili Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum Novianto Hericahyono, serta General Manager PT PLN UID Jakarta Raya Moch Andy Adchaminoerdin.

Tampak hadir pula jajaran pimpinan dari Kompas Gramedia, antara lain CEO KG Media Andy Budiman, CEO Tribun Network Dahlan Dahi, Wakil Pemimpin Umum Kompas Paulus Tri Agung Kristanto, News Director Tribun Network Febby Mahendra Putra, News Vice Director Tribun Network sekaligus Pemimpin Redaksi Warta Kota Domuara Ambarita, serta GM Bisnis Warta Kota Heru Budi Kuncara.

Tema yang diangkat dalam awarding ini adalah "Anugerah Kinerja Unggul & Tata Kelola Layanan Publik”. Program ini memberikan apresiasi tertinggi bagi para pemimpin daerah dan instansi yang dinilai sukses menghadirkan kepemimpinan kuat serta program berdampak berkelanjutan bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Kepala Bakom RI M Qodari menyoroti khusus tentang satu kategori dalam Warta Kota Awards 2026 yaitu komunikasi public dan kepercayaan warga. Komunikasi publik adalah bagian dari tata kelola bangsa, bukan sekadar humas dan memperbaiki citra (pemerintah).

Menurut Qodari, komunikasi public adalah cara pemerintah untuk mempertanggungjawabkan apa yang dikerjakannya kepada rakyat. Ajang seperti Warta Kota Awards, katanya, justru menjadi ajang pertanggungjawaban pemerintah kepada rakyatnya.

Tata Kelola yang baik bukan hanya sekadar dijalankan tapi juga harus disampaikan secara terbuka hingga akhirnya rakyat tahu dan paham hingga akhirnya percaya kepada pemerintah.

Sebelum memasuki malam penghargaan, seluruh kandidat harus melewati proses penjurian serta penilaian yang ketat oleh Panitia Seleksi (Pansel) dari Perhimpunan Periset Indonesia (PPI).

Mereka adalah Prof Ir Syahrir Ika, M.M (Ekonom - Peneliti Utama Badan Riset Inovasi Nasional/BRIN RI) dan Prof Dr Lili Romli, M.Si (Pengamat Politik Pemerintahan Daerah - Peneliti Utama BRIN RI).

Fase penjurian telah berlangsung sejak Mei hingga Juni 2026 untuk menyaring para instansi dan kepala daerah terbaik di wilayah DKI Jakarta, Banten, dan wilayah penyangga strategis lainnya.

Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Warta Kota Awards 2026 yang juga Peneliti Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Syahrir Ika, dalam sambutannya menegaskan seluruh proses penilaian dilakukan secara independen, objektif, dan berbasis bukti (evidence-based).

Ia menjelaskan, masyarakat merasakan langsung kehadiran negara melalui pelayanan pemerintah daerah, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, administrasi publik, perlindungan sosial, hingga penyediaan lapangan kerja. Oleh karena itu, menurutnya, keberhasilan pembangunan nasional tidak bisa dilepaskan dari kemajuan setiap daerah.

Syahrir menilai penghargaan seperti Warta Kota Awards memiliki fungsi strategis sebagai instrumen untuk membangun budaya kinerja, memperkuat akuntabilitas publik, serta mendorong lahirnya tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance.

Sebagai Ketua Pansel, Syahrir memastikan proses seleksi penerima penghargaan dilakukan dengan standar ilmiah yang ketat. Penilaian tidak hanya mengandalkan laporan administratif maupun capaian statistik.

Tim panelis melakukan kajian dokumen terhadap kebijakan dan indikator kinerja daerah, kemudian memverifikasi data melalui pemberitaan media yang telah terverifikasi, diskusi panel, hingga kunjungan lapangan.

whatsapp image 2026 07 07 at 15 57 02 1

Dok. WartaKota

Menghargai, Bukan Menghukum

Sementara itu, CEO Tribun Network, Dahlan Dahi menyambut positif pelaksanaan Warta Kota Awards 2026 yang diselanggarakan Warta Kota Network di Studio 1 Kompas TV Menara Kompas, Jakarta pada Senin (6/7/2026) malam.

Menurut Dahlan Dahi, penghargaan ini menjadi makna bahwa pers menjalankan fungsinya untuk membangun self-correcting mechanism di dalam sistem sosial politik.

Self-correcting mechanism, artinya sistem atau proses yang dapat memperbaiki atau menyeimbangkan dirinya sendiri kembali normal saat terjadi kesalahan atau masalah, tanpa campur tangan dari luar.

"Berarti kita harus mengeluarkan pendapat publik dan mengatakan yang benar itu benar untuk mengontrol jalannya pemerintahan dan sistem sosial," kata Dahlan saat diwawancara usai acara pada Senin (6/7/2026).

Sehingga menurutnya, sistem kontrol yang diberikan pers ini bukan hanya soal menghukum, akan tetapi juga menghargai.

Menghargai berarti menegaskan mengenai praktik yang baik, contoh yang baik dan perlu diwariskan. "Tapi penghargaan adalah jalan yang berbeda. Jalan di mana suatu sistem insentif kita berikan bukan cuma dengan menghukum tapi juga dengan menghargai," kata dia.

Karena itu begitu penting, maka kata Dahlan, harus memiliki metode yang benar, kredibel, dan memiliki integritas untuk memilih siapa yang layak menjadi contoh.

Untuk itu, Warta Kota Awards 2026 sudah sangat tepat menggandeng peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk melihat siapa yang akan layak mendapat penghargaan.