Pembangunan Tol Cijago Seksi 3 (Kukusan - Cinere) Resmi Dimulai

Created By

Proyek Strategis Nasional Tol Cinere–Jagorawi (Cijago) Seksi 3 mulai dibangun dan diharapkan menjadi katalisator partumbuhan ekonomi kawasan. Seksi jalan ini menghubungkan Kukusan–Cinere dan membentang sepanjang 5,4 km. Jalan Tol Cijago Seksi 3 melengkapi 2 seksi Jalan Tol Cijago sebelumnya, yaitu Seksi 1 Jagorawi–Raya Bogor sepanjang 3,7 km, dan Seksi 2 Raya Bogor–Kukusan sepanjang 5,5 km beroperasi sejak 2019. Peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Jalan Tol Cijago Seksi 3 diselenggarakan pada Jumat, 28 Mei 2021 oleh PT Translingkar Kita Jaya (TLKJ) selaku Badan Usaha Jalan Tol yang membangun dan mengoperasikan Jalan Tol Ruas Cinere–Jagorawi. Acara ini diorganisir oleh Dyandra Promosindo, didukung oleh Corporate Communication KG, dan Universitas Multimedia Nusantara.

Prosesi seremoni peletakan batu pertama ditandai dengan sirene yang dibunyikan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI Dr. Ir. M. Basuki Hadimuljono, M.Sc, Wali Kota Depok Dr. K.H. Mohammad Idris Lc., M.A, dan Direktur Utama PT Translingkar Kita Jaya Hilman Muchsin, didampingi oleh jajaran direksi dan komisaris PT TLKJ. Selanjutnya dilakukan penyerahan plakat miniatur Jalan Tol Cijago oleh Komisaris Utama PT. Lancarjaya Mandiri Abadi Rully Noviandar dan Direktur Utama PT. Lancarjaya Mandiri Afandi Tjandra Abadi kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI Dr. Ir. M. Basuki Hadimuljono, M.Sc, Walikota Depok Dr. K.H. Mohammad Idris Lc., M.A, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Prof. Dr. Techn. Ir. Danang Parikesit, M.Sc, Direktur Jendral Binamarga Dr. Ir. Hedy Rahadian, M.Sc, Deputy Menko & Kepala Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) Dr. Ir.Wahyu Utomo, Komisaris PT TLKJ Teddy Surianto, dan Direktur Utama PT TLKJ Ir. Hilman Muchsin, M.M., M.T.

Acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Komisaris TLKJ Teddy Surianto kepada Komisaris Utama PT Lancarjaya Mandiri Abadi Rully Noviandar mewakili Kontraktor LMA PP Presisi KSO, dan potongan tumpeng oleh Direktur Utama TLKJ Hilman Muchsin kepada Direktur utama PT. Multi Phi Beta Denny Donobagyo mewakili Konsultan Pengawas.

whatsapp image 2021 05 31 at 10 47 12

Acara ditutup dengan konferensi pers menghadirkan narasumber Komisaris Utama PT. Lancarjaya Mandiri Abadi Rully Noviandar, mewakili Kontraktor LMA PP Presisi KSO; Direktur Utama PT TransLingkar Kita Jaya Hilman Muchsin; Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Prof. Dr. Techn. Ir. Danang Parikesit, M.Sc, dan Direktur Teknik dan Operasi PT TLKJ Jinto Sirait.

whatsapp image 2021 05 31 at 10 49 01

Jalan Tol Cijago merupakan bagian dari Jalan Tol JORR II terdiri atas ruas Cengkareng–Kunciran (15,2 km), Kunciran–Serpong (11,2 km), Serpong–Cinere (10,1 km), Cinere–Jagorawi (14,6 km), Cimanggis–Cibitung (25,4 km), Cibitung–Cilincing (33,9 km), dan Akses Tanjung Priok (12,1 km). Penyelesaian konstruksi Tol Cijago Seksi 3 akan meningkatkan konektivitas Tol JORR II yang berdampak positif mengurangi kemacetan di pusat Kota Depok, memperlancar mobilitas warga, dan mengurangi kemacetan di ruas tol lainnya.

Sebagai Proyek Strategis Nasional, Jalan Tol Cinere–Jagorawi memiliki nilai strategis meningkatkan volume distribusi barang dan jasa di kawasan Jabodetabek. Ruas jalan tol ini juga akan memperlancar arus mobilitas warga Bodetabek menuju Jakarta dan Bandara Soetta. Waktu tempuh Jagorawi–Bandara Soetta akan berkurang signifikan saat pembangunan jalan tol Cijago ini rampung.

whatsapp image 2021 05 31 at 10 51 45

Menurut Direktur Utama PT Translingkar Kita Jaya Hilman Muchsin, pembangunan konstruksi jalan tol ditargetkan selesai dalam jangka waktu 1,5 tahun. “Target konstruksi selesai pada akhir tahun 2022 sehingga dapat beroperasi pada awal 2023,” ujar Hilman. Melalui Pelelangan Terbatas, LMA-PPRE KSO ditetapkan sebagai kontraktor pelaksana pembangunan Jalan Tol Ruas Cinere–Jagorawi Seksi 3 dan PT Multi Phi Beta ditetapkan sebagai konsultan pengawas pembangunan Jalan Tol Ruas Cinere–Jagorawi Seksi 3. Diharapkan proses pembangunan Tol Cijago Seksi 3 dapat selesai sesuai jadwal dan mewujudkan peran strategis sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi kawasan. (*)

 

Tentang PT Translingkar Kita Jaya

PT Translingkar Kita Jaya (TLKJ) didirikan pada tanggal 18 Januari 2006, setelah ditetapkan sebagai pemenang lelang Pengusahaan Jalan Tol Ruas Cinere–Jagorawi (CIJAGO) berdasarkan Surat Penetapan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia No. JL.01.03-Mn/516 tanggal 21 September 2005. PT TLKJ memiliki visi menjadi perusahaan yang unggul dalam bidang pembangunan dan pengoperasian jalan tol di Indonesia serta memiliki daya saing tinggi di tingkat regional.

Tol CIJAGO dibangun oleh PT TLKJ dalam konsorsium tiga perusahaan, yaitu PT Transindo Karya Investama (mayoritas), PT Jasa Marga, Tbk., dan PT Kopnatel Jaya.

Content Writer

BRIANTI NOVIRANDANI

Media Relation & Protocol Analyst

KOMPAS GRAMEDIA - CORPORATE COMMUNICATION