Bagi Olivia, AI Learning Center menjadi bagian dalam komitmen Google untuk menyiapkan talenta dan inovator masa depan. Ia melihat lewat AI Learning Center dapat menjadi akselerasi pelatihan, pembelajaran hingga riset, dan lebih dari sekedar tools AI Learning Center diharapkan bisa melatih pemikiran kritis mahasiswa nantinya.
“Saya harap, kehadiran AI Learning Center dapat mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi, tidak hanya memberikan pengetahuan baru pada mahasiswa tapi juga mendorong riset serta berdampak dan memecahkan masalah untuk masyarakat sekitar,” tutup Olivia.
Peresmian AI Learning Center ini juga direspon positif oleh Ketua Yayasan Multimedia Nusantara Ir. Teddy Surianto. Baginya, kolaborasi antara UMN dan Google for Education turut mendukung kedua belah visi yakni mencerahkan masyarakat (enlighten people).
“AI merupakan bahasa baru dan suatu inovasi teknologi, tidak hanya berlaku pada bidang komputasi atau teknik saja, tapi berguna dan bermanfaat di berbagai bidang. Tentunya, kehadiran AI Learning Center diharapkan bisa membantu dan memfasilitasi keempat fakultas di UMN dan diharapkan bisa mendukung visi UMN juga perguruan tinggi yang unggul pada bidang ICT," sambut Teddy.