Adaptasi Pengalaman Kerja Digital di Tribun Sumsel dan Sriwijaya Post

Published by CorComm

Soal dampak negatif pandemi Covid-19 tak perlulah kita urai melulu. Faktanya kita sekarang sedang bersama-sama menghadapi situasi pandemi ini dan harus bisa beradaptasi dengan cara kerja baru dalam upaya menciptakan peluang untuk bertahan. Cara kerja baru itu melibatkan protokol kesehatan dan pemanfaatan teknologi.

Kompas Gramedia sudah mencanangkan transformasi digital sejak beberapa tahun terakhir. Pandemi membuat proses transformasi ini semakin dipercepat dengan sendirinya karena berbagai kebutuhan. Salah satu unit yang aktif mengembangkan aplikasi penunjang kerja digital adalah Tribun Sumsel dan Sriwijaya Post. Menurut pemaparan GM Tribun Sumsel sekaligus Wakil GM Sriwijaya Post M. Taufiq Zuhdi dalam wawancara via surel, setidaknya ada enam aplikasi digital yang dikembangkan oleh tim Tribun Sumsel dan Sripo.

“Kami melihat sebagai lembaga media, kita harus siap bertransisi menjadi perusahaan digital. Dalam skala awal semua aplikasi ini dirancang untuk memudahkan kegiatan operasional perusahaan. Ada aplikasi yang dirancang untuk aktivitas karyawan, ada aplikasi yang dirancang sebagai model bisnis baru, misalnya untuk ditawarkan ke pemerintahan atau stakeholder lain. Bisa juga menjadi platform baru dalam penyelenggaraan event, yang sejak pandemi ini kami tidak bisa menggelar secara off air,” jelas Taufiq.

20201012 164303

Semua aplikasi tersebut dikembangkan atas inisiatif bersama jajaran manajemen Tribun Sumsel dan Sripo yang lantas direalisasikan oleh Ilham Setiyawan dari Departemen HRGA. Sejak akhir tahun 2019 Tribun Sumsel dan Sripo menerapkan aplikasi absensi digital bernama MyDias untuk mencatat aktivitas tim marketing dan AE ketika melakukan kunjungan, dengan melampirkan foto dan perkembangan negosiasi. Aplikasi ini masih terus dikembangkan agar nantinya dapat pula diakses untuk order iklan dan memantau progress pembayaran iklan. Untuk pengelolaan barang barter dan aset lainnya, Tribun Sumsel dan Sripo mengembangkan aplikasi MyDiasInventory yang mampu menyimpan keterangan tempat barang disimpan, gambar, jumlah, kondisi barang, dan kode barang. Aplikasi ini terintegrasi dengan sistem web-service dan dapat diakses dengan mudah menggunakan android serta dilengkapi fitur ‘Item in’ dengan sistem barcode dan ‘Item out’.

Tanggapan dari karyawan dan manajemen sangat positif terhadap adaptasi cara kerja baru ini, meskipun pada tahap awal memang ada sedikit kendala secara teknis. Banyak sistem operasi device karyawan yang tidak mendukung aplikasi tersebut. Masalah lain, proses pelaporan sempat berjalan lambat karena berat. Namun, semua kendala tersebut dapat teratasi dengan pemeliharaan server dan pengembangan sistem.

20201012 164938

Manfaat lebih besar kini sudah dirasakan oleh karyawan dan manajemen. Proses dokumentasi aset perusahaan dan kegiatan karyawan, khususnya marketing, menjadi lebih praktis. Selain itu, dengan aplikasi virtual expo, Tribun Sumsel dan Sripo menjadi lebih percaya diri menyelenggarakan pameran virtual karena bisa memenuhi ekspektasi klien. Para klien seperti Honda, BRI, Toyota Auto 2000, serta kampus-kampus besar di Sumsel memberi tanggapan positif terhadap cara kerja baru ini, sementara sebagian klien lain masih butuh ekstra edukasi karena bagi mereka hal ini sangat baru dan belum pernah diikuti. Pelanggan, baik di dalam maupun luar Sumsel, pun menjadi lebih dimudahkan dalam membaca koran digital Sripo dan Tribun Sumsel menggunakan aplikasi Sribun, meski sebagian pelanggan masih tetap merasa nyaman untuk membaca koran cetak.

Untuk saat ini, semua aplikasi tersebut baru diterapkan di lokal Palembang, yaitu di Tribun Sumsel dan Sriwijaya Post. Namun, unit lain juga dipersilakan jika hendak menggunakan aplikasi serupa, seperti Tribun Jogja yang juga lantas mengembangkan aplikasi untuk pameran virtual UKM dan Tribun Lampung yang tertarik untuk menggunakan aplikasi yang dibuat Tribun Sumsel dan Sripo.

Berikut beberapa aplikasi yang telah dikembangkan Tribun Sumsel dan Sripo:

  • Aplikasi virtual expo Trice (Tribun Campus Expo). Sesuai namanya, aplikasi ini awalnya memang ditujukan untuk menyelenggarakan acara pameran virtual kampus pada Agustus lalu. Lewat aplikasi ini “pengunjung pameran” bisa melihat pameran, mengikuti webinar, dan berinteraksi dengan penjaga booth untuk mendapat informasi lebih detail mengenai kampus tujuan mereka. Pembuatan aplikasi ini sebenarnya dilandasi pemikiran sederhana, yaitu bagaimana aktivitas event bisa tetap diselenggarakan dalam masa pandemi. Selanjutnya aplikasi berbasis android ini dimanfaatkan untuk penyelenggaraan event pameran virtual lainnya.
20201012 170223

  • Aplikasi Smart Village Single Window. Aplikasi ini dirancang untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus administrasi dengan pemerintah desa. Di dalamnya terdapat fitur Surat Menyurat (surat nikah, surat kematian, surat tanah dan bangunan, SKCK, surat pindah penduduk, surat keterangan usaha, surat keterangan domisili, dan lain-lain); UMKM (akses untuk warga bisa menjual produk lokal dalam sistem tersebut); Jasa Pelayanan (sewa lahan, sewa traktor, sewa jasa olah tanah, dan lain-lain); Public Services (akses kantor polisi, Puskesmas, kantor kelurahan, kecamatan, dan lain-lain); Berita dan Agenda Kegiatan. Purwarupa aplikasi ini sudah ditawarkan kepada pemerintah daerah setempat.
20201012 164802

  • Aplikasi Sribun (koran digital Sripo dan Tribun Sumsel). Aplikasi ini dirancang untuk memudahkan masyarakat menjangkau koran Tribun Sumsel dan Sriwijaya Post dalam bentuk digital. Di dalamnya terdapat fitur berlangganan setiap bulan dan membaca harian koran Tribun Sumsel dan Sriwijaya Post. Saat ini Sribun sedang dikembangkan agar lebih baik lagi dengan menambah beberapa fitur marketing plan, merchant, dan berlanggan koran.
  • Aplikasi SRIBUN-LINK untuk bisnis model baru berjualan digital paper dan merchant. (*)
sribun 9 1

Content Writer

AGATHA TRISTANTI

Corporate Branding Analyst

KOMPAS GRAMEDIA - CORPORATE COMMUNICATION