Geliat Hotel Santika Bengkulu di Masa Adaptasi Normal Baru

Published by CorComm

Dunia perhotelan dan pariwisata terkena dampak pandemi Covid-19 cukup signifikan, tak terkecuali Hotel Santika Bengkulu. Setelah sempat tidak beroperasi (temporary closed down) selama kurang lebih 2,5 bulan sejak 1 April 2020, Hotel Santika Bengkulu dibuka kembali pada 16 Juni 2020. Penutupan sementara ini sesuai anjuran pemerintah atas diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mencegah penyebaran Covid-19, dan dibuka kembali setelah kegiatan perhotelan diizinkan beroperasi kembali dengan penerapan protokol kesehatan.

Executive Secretary and Public Relations Hotel Santika Bengkulu Ila Dian Luvita menyatakan bahwa tingkat hunian Hotel Santika Bengkulu sudah berangsur membaik terutama di bulan Agustus lalu, meskipun masih cukup jauh penurunannya jika dibandingkan dengan kondisi pada waktu normal. “Mayoritas tamu kami didominasi dari tamu lokal sekitaran Bengkulu (Sumatera) dan tamu yang bepergian dengan kendaraan pribadi karena jumlah penerbangan berkurang. Sebagian besar tamu memilih perjalanan darat untuk menghindari kontak dengan banyak orang di pesawat,” jelas Dian.

Hotel Santika Bengkulu, menurut Dian, telah melakukan beberapa upaya untuk tetap menjaga kepercayaan pelanggan, di antaranya dengan menerapkan standar protokol kesehatan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environment) secara ketat baik untuk tamu maupun karyawan. Hotel Santika Bengkulu juga telah mendapatkan ikon khusus dari Traveloka sebagai akomodasi yang bersih dan menjunjung tinggi protokol kesehatan. Dian berharap semua itu dapat memberi tamu rasa aman untuk menginap di Hotel Santika Bengkulu.

Tak hanya itu, pelanggan juga dimanjakan dengan berbagai promo menarik, seperti staycation offer, outside catering, takeaway (free delivery), juga wedding package yang eksklusif dan intimate. Ada pula harga khusus untuk member Santika Indonesia Hotels & Resorts serta harga fleksibel sesuai pangsa pasar saat ini. Bagaimanapun, fokus utama adalah bagaimana bisnis hotel bisa tetap berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Pemerintah diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi dan bisnis yang memacu dan mempercepat pemulihan perekonomian dengan mengadakan kegiatan-kegiatan Dinas maupun Instansi di hotel. Hal ini akan sangat membantu peningkatan hunian hotel dalam pendapatan operasional.

“Walaupun dalam masa pandemi, kami tetap memberikan pelayanan terbaik untuk para tamu kami. Karena kualitas, pelayanan, serta keamanan dan keselamatan tamu merupakan prioritas utama kami. Mari sama-sama kita disiplin diri dan mematuhi protokol kesehatan demi kesehatan dan keselamatan kita bersama,” pungkas Dian. (*)

Content Writer

AGATHA TRISTANTI

Corporate Branding Analyst

KOMPAS GRAMEDIA - CORPORATE COMMUNICATION