Prosesi Pemakaman Bapak Jakob Oetama

Published by CorComm

dok. foto: KOMPAS/HERU SRI KUMORO

 

"Pak jakob adalah pribadi yang sangat sederhana. Kepergiannya pun minta diantar dengan amat sederhana di tengah keprihatinan pandemi Covid-19."

Demikian disampaikan Romo Sindhunata, SJ dalam misa pelepasan jenazah Bapak Jakob Oetama, Kamis, 10 September 2020 pagi di Lobi Gedung Kompas Gramedia Palmerah Selatan. Romo Sindhu memimpin misa didampingi Romo Lasber Livinus Sinaga, CICM dari Paroki Kristus Salvator Slipi.

Terkait situasi pandemi, misa dilaksanakan secara singkat dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Hanya keluarga dan sejumlah tamu yang hadir, mengisi bangku-bangku yang sudah diatur dalam jarak aman. Karyawan dan purnakaryawan diimbau untuk mengikuti prosesi misa dan pemakaman Pak JO secara daring melalui live streaming kanal YouTube KompasTV. 

Misa dilanjutkan dengan serah terima jenazah Pak Jakob dari keluarga kepada negara untuk dimakamkan dalam tata cara kenegaraan secara militer di Taman Makam Pahlawan Kalibata. Putra sulung Pak JO, Mas Irwan Oetama, mewakili keluarga menyerahkan jenazah Pak Jakob kepada Ketua MPR RI Bambang Soesatyo sebagai perwakilan negara.

whatsapp image 2020 09 10 at 19 54 26

dok.foto: KOMPAS/HERU SRI KUMORO

Pak Jakob dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata sebagai penghormatan kepada beliau atas anugerah Bintang Mahaputera Utama dari Pemerintah RI pada tahun 1973. Pak Jakob meninggalkan warisan begitu besar bagi dunia jurnalistik Indonesia, juga kita karyawan KG.  Dari Pak Jakob kita belajar untuk menjadi manusia yang pandai berterima kasih atas apa pun yang dianugerahkan kepada kita. "Saat sukses kita bersyukur, saat gagal kita bersyukur," demikian Pak Jakob pernah berujar. Dalam kondisi apa pun kita bersyukur; atas rezeki, besar maupun kecil, kita bersyukur.

whatsapp image 2020 09 10 at 18 10 28 2

dok.foto: KOMPAS/AGUS SUSANTO

Upacara pemakaman Pak Jakob dipimpin oleh Wakil Presiden RI Periode 2004-2009 dan 2014-2019 Jusuf Kalla sebagai inspektur upacara. Jusuf Kalla mengenang Pak Jakob sebagai sosok yang kritis menyikapi fenomena bangsa. Pak Jakob mengkritik dan mengoreksi dengan cara yang santun. Itulah gayanya yang khas. Ia mencari solusi, tidak hanya menghantam dengan kritik.

whatsapp image 2020 09 10 at 18 10 29 2

dok.foto: KOMPAS/RIZA FATHONI

Selamat jalan, Pak Jakob. Sugeng tindak... beristirahatlah dalam damai. Doakanlah kami selalu yang masih bergulat di KG agar dapat terus bersama-sama mewujudkan mimpimu untuk menjadikan KG sebagai pembawa kebaikan dan pencerah bangsa. (*)

[LIVE] Prosesi Pemakaman Jakob Oetama Pendiri Kompas Gramedia

Content Writer

AGATHA TRISTANTI

Corporate Branding Analyst

KOMPAS GRAMEDIA - CORPORATE COMMUNICATION